Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dilaksanakan dengan tujuan:
- memudahkan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam menyediakan informasi mengenai perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi dan upaya-upaya perbaikan yang perlu dilakukan oleh kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang bersangkutan;
- menyediakan data/informasi bagi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam rangka menyusun profil nasional pelaksanaan reformasi birokrasi.
Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi mencakup penilaian
terhadap dua komponen:
Pengungkit (Enablers) dan Hasil (Results).
Pengungkit adalah seluruh upaya yang dilakukan oleh instansi pemerintah dalam
menjalankan fungsinya, sedangkan Hasil adalah kinerja yang diperoleh
dari komponen pengungkit. Hubungan sebab-akibat antara Komponen Pengungkit
dan Komponen Hasil dapat mewujudkan proses perbaikan bagi instansi melalui
inovasi dan pembelajaran, di mana proses perbaikan ini akan meningkatkan
kinerja instansi pemerintah secara berkelanjutan. Komponen Pengungkit sangat
menentukan keberhasilan tugas instansi, sedangkan Komponen Hasil berhubungan
dengan kepuasan para pemangku kepentingan.
Secara nasional, profil hasil Penilaian Mandiri Pelaksanan Reformasi Birokrasi dapat dilihat pada Dashboard.
