Frequently Asked Questions (FAQ)

  • Kapan dan bagaimana target penyelesaian proses RB di K/L dan Pemda?

    RB adalah proses perubahan yang tidak pernah berhenti. RB akan tetap dilaksanakan untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, kompeten, dan melayani. Kerangka kebijakan, operasional dan target RB dapat dilihat pada Perpres 81 Tahun 2010 tentang Grand Design RB dan Permenpan RB No. 20 Tahun 2010 tentang Road Map RB.

  • Apa yang dimaksud dengan PMPRB?

    PMPRB merupakan instrumen penilaian kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilakukan secara mandiri (self-assessment) oleh K/L dan Pemda.

  • Apa yang dimaksud dengan PMPRB online?

    PMPRB Online merupakan sebuah instrumen bantu berupa aplikasi teknologi informasi berbasis web untuk kemudahan pelaksanaan PermenPAN dan RB No. 1 tahun 2012 tentang Pedoman PMPRB. PMPRB Online dapat menjamin efisiensi dan efektivitas dalam proses pengumpulan dan pengolahan data secara real time, serta menjamin fairness, obyektivitas, dan transparansi dalam penilaian yang hasilnya dapat dilihat oleh para pihak, masyarakat dan para pemangku kepentingan setiap saat. Selain itu instrumen PMPRB membantu instansi untuk memperbaiki kinerja secara berkelanjutan. PMPRB online memiliki kriteria dan standar pengukuran/penilaian yang sama, berdasarkan bukti dan survei yang dapat ditelusuri kebenarannya/akuntabilitasnya, dan dilakukan oleh panel penilai yang terdiri dari koordinator dan seluruh asesor pada masing-masing instansi. Selanjutnya untuk dapat melakukan penilaian yang fair, objektif dan tranparan, maka PMPRB Resource Center melakukan pelatihan kepada calon asesor. Hasil penilaian yang disampaikan oleh K/L dan Pemda akan dipelajari melalui desk assessment oleh PMPRB Resource Center dan ada verfikasi dari pihak eskternal.

  • Dalam proses PMPRB, apakah survei diwajibkan?

    Agar hasil penilaian yang disampaikan oleh koordinator masing-masing K/L dan Pemda dapat dipertanggungjawabkan/akuntabel, maka koordinator harus mengumpulkan bukti (evidence), dan melakukan survey. Bukti dapat berupa dokumen tertulis yang dihasilkan instansi, hasil wawancara atau diskusi dengan para pegawai dan audio visual yang dimiliki. Sedangkan survei yang dilakukan terhadap pegawai sendiri (internal) dan pemangku kepentingan (eksternal) dimaksudkan untuk memperoleh data berdasarkan opini responden atas pertanyaan yang diajukan untuk mendukung obyektivitas hasil penilaian mandiri. Dengan demikian survei wajib dilakukan. Survei internal mencakup seluruh kriteria dalam Komponen Pengungkit danKriteria Hasil pada SDM aparatur dalam Komponen Hasil. Sedangkan survei eksternal mencakup Komponen Hasil untuk Kriteria Hasil pada pelanggan, hasil pada pengguna layanan dan masyarakat, dan hasil pada komunitas lokal, nasional dan internasional.

  • Siapa saja yang memiliki akun?

    Menteri/Pimpinan K/L dan Pemda, Irjen/Irtama/Inspektorat/Unit yang berfungsi sebagai pengawasan internal dan asesor. Fasilitas untuk setiap pemegang akun tersebut berbeda/tidak sama, sesuai dengan perannya masing-masing (Lihat Permenpan dan RB No. ...... tentang Petunjuk Teknis PMPRB Secara Online)

  • Siapa saja yang berperan dalam penerapan PMPRB online:

    Menteri PAN dan RB sebagai Ketua TRBN, Deputi Bidang Program dan RB sebagai Ketua UPRBN, PMPRB Resource Centre sebagai pengelola data/informasi hasil PMPRB online, Irjen/Irtama/ Inspektorat/Unit yang berfungsi sebagai pengawasan internal sebagai koordinator pelaksanaan PMPRB instansi, dan Asesor di setiap instansi yang dikoordinasikan oleh Inspektorat. Selain itu, terdapat juga TQA yang melaksanakan evaluasi atas kemajuan pelaksanaan RB di K/L tertentu berdasarkan penugasan UPRBN (Lihat Permenpan No. ...... tentang Petunjuk Teknis PMPRB Secara Online)

  • Tanggal-tanggal penting dalam implementasi PMPRB online

    Secara umum proses PMPRB berjalan paling lama tiga bulan, mulai tahap persiapan sampai dengan tahap reporting (secara online). Tanggal penting setiap tahun anggaran adalah: 2 Januari s/d 30 Maret: Persiapan dan Pelaksanaan PMRPB di Instansi 31 Maret: Penyerahan laporan PMPRB kepada PMPRB Resource Center KemenPAN dan RB secara online 31 Mei: PMPRB National Forum/Conference (Public Expose Profil Nasional PMPRB)

  • Bagaimana sistem penilaian dalam PMPRB online

    Penilaian (skoring) dalam sistem PMPRB dilakukan pada 2 komponen yaitu komponen Pengungkit dan Hasil. Secara ringkas, sistem penilaian Pengungkit berdasarkan siklus quality management atau siklus PDCA dengan skor dari 0 sampai dengan 100, seperti berikut:



    Sedangkan sistem penilaian Hasil berdasarkan pada kecenderungan dan pencapaian target, seperti berikut:



    Hasil akhir penilaian PMPRB adalah:


    Bagi Instansi yang baru mengajukan dokumen usulan RB, minimum nilai akhir PMPRB berada pada rentang 31 sampai dengan 50 atau Level 2. Sedangkan untuk Instansi yang sudah melaksanakan RB, peninjauan TK dilakukan setelah Instansi minimal berada pada Level 4 atau rentang nilai mulai 71.

  • Apa hubungan hasil penilaian PMPRB dengan Tunjangan Kinerja (TK)?

    Dalam pemberian TK dipertimbangkan prinsip-prinsip penganggaran sbb: RB Dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan bebas KKN Equal pay for equal work, Pola TK mengacu pada instansi yang telah lebih dahulu melaksanakan RB; K/L/Instansi yang melaksanakan RB harus mengoptimalkan pagu belanja masing-masing Hasil penilaian PMPRB digunakan sebagai salah satu dasar pertimbangan pemberian tunjangan kinerja, . Besaran tunjangan kinerja tersebut diputuskan dalam rapat Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional yang dipimpin oleh Wakil Presiden.

  • Bagaimana bila nilai skor RB suatu tahun lebih kecil dari tahun sebelumnya. Apakah akan ada sanksi?

    K/L dan Pemda yang memperoleh skor RB (menggunakan PMPRB on line) lebih rendah dari skor tahun sebelumnya akan mendapatkan sanksi dengan mengumumkannya pada laman Kementerian PAN dan RB, serta diberikan surat pemberitahuan/dalam suatu forum (‘National Conference of Indonesia Bureaucratic reform’) yang disampaikan Menteri PAN dan RB. Pengumuman pada laman tersebut di atas, tidak hanya untuk K/L dan Pemda yang memperoleh skor lebih rendah saja, tetapi juga untuk K/L danPemda yang memperoleh skor RB lebih tinggi dari tahun sebelumnya, sebagai penghargaan. Dengan demikian, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya akan dapat mengetahui dan menyampaikan apresiasi atau kritiknya sebagai bagian dari partisipasi dan kontrol dari masyarakat/para pemangku kepentingan terhadap kemajuan pelaksanaan RB masing-masing instansi.

  • Siapa yang akan menverifikasi hasil dari PMPRB online:

    PMPRB Resource Center akan melakukan verifikasi atas penilaian mandiri pelaksanaan RB instansi. Proses penilaian yang jujur dan objektif sangat diperlukan untuk mendapatkan fakta sebenarnya mengenai instansi. TQA atas penugasan KPRBN juga akan melakukan validasi lapangan untuk menguji benar tidaknya penilaian yang sudah dilakukan oleh K/L